Tips Sederhana Memulai Diskusi Keluarga

diskusi keluarga

Membangun keakraban antara anggota keluarga bisa dikatakan sebagai sebuah keharusan. Kenapa begitu ? Jelas saja, dengan keakraban yang terjalin dengan baik antara anggota keluarga akan membuat suasana di dalam keluarga selalu hangat, saling terbuka saat ada masalah, sehingga tidak menjadi beban pribadi yang malah berujung stres. Dengan begitu, konflik di dalam keluarga pun bisa dicegah.

Nah, untuk membangun keakraban di dalam keluarga, salah satu langkah bijak yang dapat dilakukan adalah dengan diskusi keluarga. Menjadikan diskusi keluarga sebagai sebuah rutinitas ini akan dapat memberikan pengaruh yang positif pada keakraban di dalam keluarga. Akan tetapi sayangnya masih ada bahkan lumayan banyak juga keluarga yang mengabaikan pentingnya diskusi di dalam keluarga.

Menarik : 4 Tips Memilih Travel Umroh yang Aman Terpercaya

Kalau anda termasuk satu diantaranya, mari ubah dengan kebiasaan positif dengan mulai membangun kebiasaan untuk menghadirkan diskusi keluarga di sela-sela waktu senggang. Jangan sampai menjadikan kesibukan kerja sebagai alasan untuk tidak berkumpul dengan keluarga. Hadirkan secangkir SariWangi di setiap momen kebersamaan dengan keluarga.

Diskusi Keluarga yang Harus Dicoba

diskusi keluarga

Nah, kalau mungkin anda masih cukup bingung seperti apa langkah yang tepat untuk memulai membuka pembicaraan di dalam diskusi keluarga, berikut ini ada beberapa tips sederhana yang kiranya bisa untuk dicoba diaplikasikan :

  1. Carikan waktu yang tepat, begitu pun dengan tempat yang juga nyaman. Contohnya adalah di sore hari di teras rumah ataupun malam menjelang tidur di ruang keluarga. Waktu-waktu tersebut dinilai adalah waktu yang tepat, mengingat bahwa terlepas dari jam sibuk kerja ataupun sekolah ataupun kuliah yang umumnya sejak pagi sampai sore hari. Selain itu, akhir pekan juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu momen untuk berkumpul dengan keluarga selain sesekali menyempatkan untuk rekreasi.
  1. Mulailah pembicaraan dalam situasi yang tenang, relaks, santai, dan semua anggota keluarga dalam kondisi kepala yang dingin. Termasuk ketika ingin berbagi cerita tentang mendapatkan sebuah permasalahan.
  1. Jangan selalu merasa menjadi pihak yang selalu benar ataupun menjadi pihak yang selalu jadi korban. Bersifatlah yang sewajarnya dalam diskusi keluarga. Jangan jadikan ini sebagai sebuah forum yang mengikat dan formal. Santai saja dan tetap dalam sopan santun yang ada. Seperti apa anak kepada orang tua, seperti apa adik dengan kakak dan sebagainya. Jadilah pendengar yang baik, dapat menerima dengan baik masukan dari anggota keluarga. Jika anda salah, jangan ragu untuk meminta maaf dahulu. Contohnya saja mungkin selesai meminjam baju kakak dan tidak sengaja bajunya robek.
  1. Apalabila salah satu anggota keluarga emosi, jangan terpancing, redam dengan perkataan yang lembut. Terlebih disini peran orang tua sangat penting untuk meredam emosi anak-anaknya.

Saling berbicara dan saling mendengar dalam diskusi keluarga yang dilakukan sebagai sebuah rutinitas, dengan cara ini keluarga akan dapat mewujudkan tujuan kebahagiaan bersama. Pada kenyataannya semua membutuhkan saling bekerjasama antara anggota keluarga. Sama-sama mengedepankan kebersamaan, maka dengan mudah kebersamaan di dalam keluarga juga dapat terwujud dengan baik.

Be the first to comment

Leave a Reply